Bisnis Inkubator VS Bisnis Akselerator, Lebih Pilih yang Mana?

Bisnis Inkubator dan Akselerator, Beda Lho!

Istilah-istilah baru bermunculan di tengah-tengah dunia startup saat ini seperti crowdfunding, venture capital dan sebagainya. Tak hanya itu, para entrepreneur juga rupanya masih sering salah kaprah saat menggunakan istilah bisnis inkubator dan akselerator.

Kedua jenis bisnis itu sering dianggap memiliki arti yang sama, padahal keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan lho. Meskipun menurut Hubert Zajicek, CEO dan Co-Founder dari Health Wildcatters pernah berkata bahwa bisnis inkubator dan akselerator sama-sama menawarkan program pembinaan bagi perusahaan startup untuk membantu mereka mengembangkan visi dan misi, menyusun model bisnis hingga menyusun strategi guna meningkatkan nilai jual, namun sebenernya proses penyeleksian dan penanaman modal keduanya sangatlah berbeda.

Lalu Apa Perbedaannya?

Mari kita bahas apa perbedaan antara bisnis inkubator dan bisnis akselerator. Perusahaan startup yang bergabung dalam perusahaan incubator akan berbagi fasilitas dan pelatihan bersama dengan startup lainnya yang juga mendapatkan dana permodalan dari perusahaan induk yang sama.

Sedangkan bisnis akselerator, perusahaan startup yang berada di bawah binaan perusahaan tersebut hanya dapat menggunakan fasilitas yang disediakan dalam waktu yang tertentu, biasanya hanya 3-6 bulan saja. Setelah mendapatkan pendanaan dan fasilitas tersebut, diharapkan perusahaan startup tersebut mampu mandiri lewat program-progam yang pelatihan yang diberikan.

Pilih Model Pembinaan Bisnis yang Cocok Dengan Anda

Selain itu, terdapat keunggulan lain yang dimiliki oleh bisnis inkubator dimana perusahaan startup yang dibina dapat menempati dan menggunakan fasilitas yang ada selama waktu yang dibutuhkan dan tak terbatas hingga perusahaan tersebut mampu melangkah maju ke tahap berikutnya.

Bagaimana? Mana yang lebih cocok untuk startup Anda? Meski pun berbeda namun kedua model pembinaan bisnis yang ada ini sama-sama dapat membantu startup Anda untuk lebih berkembang.

Baik bisnis inkubator maupun akselerator, dua-duanya menyediakan fasilitas mentoring dari para ahli di bidangnya sehingga kamu bisa mendapatkan pengetahuan mendalam tentang bagaimana caranya mengelola suatu bisnis dan perusahaan.

Jadi pilih yang sesuai dengan perusahaan Anda dan tumbuhkan bisnis Anda setinggi langit!

Baca Juga: Mengenal Kriteria Penilaian Kinerja Karyawan dengan Model 9 Box Matrix

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *